Program Pendidikan

D3 Farmasi

AKFAR Al-Fatah merupakan institusi pendidikan tinggi yang fokus terhadap pendidikan di bidang kefarmasian dalam upaya menciptakan Ahli Madya Farmasi yang profesional dan mempunyai kompetensi di bidang produksi, distribusi dan pelayanan farmasi. Dari kompetensi yang dimiliki D3 Farmasi dapat bekerja di industri obat dan obat tradisional, pedagang besar farmasi (PBF), apotek dan apotek rumah sakit (instalasi farmasi), dinas kesehatan, puskesmas, gudang farmasi, dan dapat bekerja sebagai wiraswasta.

 

 

Sistem Pendidikan :

1. Sistem Kredit Semester (SKS)

Tujuan umum pendidikan yang berlandaskan sistem SKS adalah untuk memungkinkan penyajian program pendidikan yang bervariasi dan luwes sehingga memberi kesempatan yang luas kepada mahasiswa untuk memilih suatu jalur studi yang akan dibantunya kearah bidang tertentu sesuai dengan minat dan tuntutan pembangunan bangsa dan negara.

 

2. Pembagian Kegiatan Studi dalam Semester

Kegiatan belajar dalam satu semester untuk setiap cabang ilmu mata kuliah dirincikan sebagai berikut :

a. Kegiatan belajar mengajar 16 minggu pertemuan.

b. Test keberhasilan belajar mengajar tengah semester : 1 minggu pertemuan.

c. Test keberhasilan kegiatan belajar mengajar akhir semester : 2 minggu pertemuan.

 

3. Jenis dan Nilai Kredit Pengalaman Belajar

a. Pengalaman Belajar Ceramah (PBC) atau kuliah adalah kegiatan belajar mengajar yang bahan /pelajarannya disampaikan dengan cara lisan.

b. Pengalaman Belajar Diskusi (PBD) atau seminar adalah kegiatan belajar mengajar yang dikemukakan dalam diskusi kelompok.

c. Pengalaman Belajar Praktik (PBP)

d. Pengalaman Belajar Lapangan (PBL)

 

4. Beban Kredit dan Batas Waktu Belajar

Beban kredit yang harus ditempuh mahasiswa AKFAR AL-Fatah adalah 115 SKS. Beban belajar terdiri dari 40%-50% teori dan 50%-60% praktek.

Batas waktu belajar adalah batas waktu minimal dan maksimal yang diperlukan bagi mahasiswa untuk menyelesaikan program pendidikannya. Batas waktu untuk menyelesaikan program pendidikan D-III Farmasi di AKFAR Al-Fatah adalah 6-10 semester. Apabila mahasiswa telah sampai pada masa studi yang diperkenankan namun belum dapat menyelesaikan pendidikannya, maka ia dinyatakan putus studi (Drop Out / DO). Kepadanya hanya diberikan surat keterangan pernah mengikuti Diploma III Kefarmasian di AKFAR Al-Fatah.

 

6. Praktek Kerja Lapangan (PKL)

Praktek Kerja Lapangan (PKL) bertujuan untuk memberikan pengalaman belajar dan keterampilan kepada mahasiswa agar memperoleh hasil yang efisien, efektif dan optimal dalam memperoleh, mengolah, menganalisis data/informasi serta menginterpretasikan hasilnya pada saat intervensi kepada masyarakat.

 

7. Ujian Akhir Program (UAP)

Ujian akhir program studi atau Ujian Akhir Program (UAP) adalah ujian dalam bentuk komprehensif yang disesuaikan dengan tuntutan profesi yang dikemas dalam bentuk satu paket ujian.

 

8. Karya Tulis Ilmiah (KTI)

Untuk mengikuti ujian Karya Tulis Ilmiah (KTI) pada semester VI mahasiswa Akademi Farmasi Al-Fatah Bengkulu harus memnuhi ketentuan sbg berikut :

a. Mahasiswa harus menyelesaikan mata kuliah dari semester satu sampai lima dan tidak ada nilai D dan E

b. IPK minimal 2,75

c. Mahasiswa harus menyelesaikan administrasi dan keuangan seperti lunas SPP, perpustakaan, laboratorium dan lain-lain. Apabila tidak menyelesaikan KTI tepat pada waktunya, maka mata kuliah KTI dicantumkan kembali pada KPS.

 

9. Keberhasilan Studi

Keberhasilan studi mahasiswa untuk setiap mata kuliah ditentukan dengan menggunakan PAN / PAP atau gabungan keduanya yang merupakan nilai kumulatif dari nilai test akhir, nilai ujian tengah semester dan nilai ujian akhir semester serta penilaian tugas lainnya. Masing-masing kelompok diberi bobot sesuai dengan jenis mata kuliah dalam program pendidikan yang bersangkutan.

 

10. Yudisium

Yudisium adalah penetapan hasil studi selama mengikuti pendidikan Akfar Al-Fatah Bengkulu, diberikan atas dasar indeks prestasi kumulatif selama mahasiswa mengikuti program.