Program Insentif Pengembangan Bahan Ajar dan Pedoman Pembelajaran

Program Insentif Pengembangan Bahan Ajar dan Pedoman Pembelajaran dari Direktorat Pembelajaran Direktorat Jenderal Pembelajaran dan Kemahasiswaan Kementerian Riset, Teknologi, dan Pendidikan Tinggi Tahun 2016 dari 120 usulan berdasarkan penilaian yang telah dilakukan, terpilih 30 usulan yang memenuhi syarat untuk mendapatkan insentif, 3 diantaranya diperoleh  dosen Akademi Farmasi Al-Fatah Bengkulu dengan nama-nama sebagai berikut :

1.       Agung Giri Samudra, S.Farm.,M.Sc.,Apt dengan Cabang Ilmu Teknologi Kesehatan dan Obat Prodi Farmakologi Dasar     

2.      Fathnur Sani K, M.Farm.,Apt dengan Cabang Ilmu Teknologi Kesehatan dan Obat Program Studi Farmasi

3.      Nurfijrin Ramadhani, M.Sc.,Apt dengan Cabang Ilmu Teknologi Kesehatan dan Obat Program Studi Farmasi

Pengumuman Pemenang Program Insentif Pengembangan Bahan Ajar dan Pedoman Pembelajaran mempresentasikan proposal pada hari Senin tanggal 4 Oktober di Hotel Santika Premiere Slipi Jakarta. Adapun tujuan dari insentif ini untuk menghasilkan bahan ajar dan pedoman pembelajaran yang terbukti efektif dalam penyelenggaraan proses belajar mengajar yang diharapkan berdampak untuk memotivasi para dosen untuk terus memperbaiki metode pembelajarannya menggunakan bahan ajar yang mutakhir muatannya.

Beberapa Foto Pada Saat Acara Berlangsung :

Presentasi Proposal oleh Agung Giri Samudra, S.Farm.,M.Sc.,Apt
Presentasi Proposal oleh Agung Giri Samudra, S.Farm.,M.Sc.,Apt
Presentasi Proposal oleh Fathnur Sani K, M.Farm.,Apt
Presentasi Proposal oleh Fathnur Sani K, M.Farm.,Apt
Foto Bersama Pemenang Program Insentif Pengembangan Bahan Ajar dan Pedoman Pembelajaran dengan Reviewer
Foto Bersama Pemenang Program Insentif Pengembangan Bahan Ajar dan Pedoman Pembelajaran dengan Reviewer